Sunday, September 27, 2015

MEMANAH PADA BERSIAP-SIAGA UNTUK BERPERANG

in the name of God, the supremely merciful, the most kind
Pemanah SyurgaRasulullah SAW bersabda di atas mimbar:
“Persiapkanlah semua kekuatan yang kalian miliki. Ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah.”
– Sahih Muslim Hadith no. 1917
Dalam hadith yang lain Rasulullah SAW bersabda:
“Lemparkanlah (lepaskanlah anak panah) dan tunggangilah (kuda).” 
– Hadith riwayat Muslim
Bersabda Rasulullah SAW lagi:
“Kamu harus belajar memanah kerana memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” 
– Hadith riwayat Bazzar dan Thabarani
Dari Ibnu ‘Umar, beliau berkata bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Ajari anak-anak lelakimu renang dan memanah, dan ajari menggunakan alat pemintal untuk wanita”
– Hadith riwayat Al-Baihaqi

HIKMAH PADA MEMANAH DAN BERKUDA

Hikmah suruhan Rasulullah SAW untuk memanah (dan berkuda) ada dua sisi besar, iaitu sebagai;
i. Ketumbukan Persenjataan Perang.
ii. Kesiap-siagaan untuk Berperang.

KETUMBUKAN PERSENJATAAN PERANG

Relatif pada zaman baginda Rasulullah SAW, busur dan panah membentuk ketumbukan persenjataan perang yang terkuat, yang bertindak sebagai elemen ofensif utama dan juga sebagai elemen pertunjukan bala kekuatan tempur untuk mengerunkan musuh.
Pada sisi yang pertama, kita sudah berada 1430 tahun selepas  zaman Rasulullah SAW, dari sudut ini, busur dan panah tidak mampu untuk menewaskan senjata api, kereta kebal dan lain-lain persenjataan perang moden. Ada ulama yang melihat katapanah (ar-ramy/ar-ramyu dalam bahasa Arab) dari sudut bahasa, iaitu lempar; maka diertikan melempar itu termasuk jualah apa-apa senjata lemparan (projektil) moden seperti pistol, senapang, meriam, jet tempur, drone, torpedo, misil, roket dan sebagainya. Maka difatwakan adalah wajib untuk penguasa kerajaan Islam mendapatkan jalan kepada senjata-senjata sedemikian sebagai elemen pertahanan negara. Walaupun hal ini adalah benar, namun ini bukanlah hujah untuk kita berbuat tergopoh-gapah melecehkan atau langsung meninggalkan sunnah Rasulullah SAW yang ada pada busur dan panah.
bow and rifle
Kemahiran memanah dan menembak senjata api mempunyai asas sama

KESIAP-SIAGAAN UNTUK BERPERANG

Rasulullah SAW bersabda, maksudnya:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai oleh Allah berbanding daripada mukmin yang lemah.”
– Hadith riwayat Muslim
Dari Amirul Mukminin, Umar al-Faruq ibn al-Khattab, Rasulullah SAW bersabda:
“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.”
– Sahih Bukhari dan Muslim
Umumnya ramai yang menta’wil hadith ini untuk menyesuaikannya dengan konteks masa. Dengan membuat analogi secara ringkas; di mana berkuda dinisbahkan kepada memandu kereta/motor, memanah kepada menembak dengan senjata api, sedangkan berenang itu sudah tidak tahu hendak dinisbahkan kepada apa pula. Walhal, ini hanya sebahagian dari konteks hadith. Walaupun memanah itu juga adalah satu bentuk kemahiran asas yang diperlukan untuk berburu, maksud yang lebih besar pada hadith ini adalah supaya mempersiapkan generasi baru dengan keupayaan untuk berperang, dengan mempelajari kemahiran bersenjata dan membina kekuatan dan ketahanan tubuh badan supaya sentiasa bersiap-siaga untuk menyahut seruan jihad fi sabilillah.
Elemen-elemen di dalam berkuda, memanah dan berenang membentuk regim latihan komprehensif untuk kemahiran berperang dengan meningkatkan kesihatan, kekuatan, kepantasan, stamina, keseimbangan dan ketahanan tubuh badan, menajamkan tumpuan pancaindera untuk melahirkan kordinasi pergerakan dengan pantas, tepat dan jitu secara bersahaja. Malah latihan sedemikian juga bertujuan memupuk sifat sabar, tenang dan meningkatkan keupayaan untuk memberi tumpuan dalam situasi-situasi yang mencabar.
Hadith-hadith berkenaan memanah sebenarnya bermaksud untuk melahirkan pejuang-pejuang Islam yang berkualiti yang sentiasa berada pada keadaan bersiap-sedia dengan kekuatan dalaman dan luaran. Pejuang-pejuang ini sentiasa berada pada jalan amar ma’aruf nahi munkar walaupun pada masa-masa aman.
Dalil Al-Quran
“Dan janganlah orang-orang yang kafir itu menyangka mereka akan terlepas (dari penguasaan dan balasan Allah); sesungguhnya mereka tidak akan dapat melemahkan (ketentuan Kami) (59). 
Dan sediakanlah untuk menentang mereka (musuh yang menceroboh) segala jenis kekuatan yang dapat kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang dipersiap untuk berperang, untuk menggentarkan (dengan persediaan itu) musuh Allah dan musuh kamu serta yang lain dari mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya dan apa sahaja yang kamu belanjakan pada jalan Allah akan disempurnakan balasannya dengan cukup kepada kamu dan kamu tidak akan dianiaya (60).”
– Surah Al-Anfal (Harta Rampasan Perang)

MEMANAH SEUMPAMA BERJIHAD?

Pada suruhan memanah dan berkuda itu sebenarnya bertepatan dengan maksud supaya mempersiapkan diri untuk jihad qital fi sabilillah; baik dengan kemahiran dan juga persenjataan. Dalam konteks hari ini, ia amat relevan untuk proses mendapatkan kemahiran berperang walaupun bukan semestinya akan berjuang dengan senjata busur dan panah itu sendiri. Mereka yang tiada persiapan untuk berjuang adalah manusia lemah yang akan menadah batang leher dengan percuma apabila datang keadaan yang huru-hara dengan secara tiba-tiba.
Seperti halnya seorang penuntut ilmu itu tetap berada pada jalan Allah, tidak penting samada dia belajar kitab kecil atau kitab besar, baru bermula, di tengah-tengah atau hampir khatam. Yang utama adalah untuk berada di dalam perjalanan menuntut ilmu, khatam pengajian itu sudah hal nombor dua. Asalkan seseorang itu istiqomah dan berniat belajar sehingga selesai maka dia sudah mendapat jaminan di atas usahanya untuk berada pada jalan Allah. Apabila dicabut nyawanya ketika itu maka insyaAllah dia mati berada di jalan Allah.
Seseorang itu berusaha dengan menuntut ilmu sedangkan kesempatan beramal dengan ilmu tersebut adalah anugerah dari Allah.
Maka demikianlah juga dalam membuat persiapan untuk berjihad. Padahal jihad itu adalah bersusah-payah pada urusan agama. Dengan i’tikad yang benar, bersungguh-sungguh dan istiqamah, sesiapa yang beramal dengan ayat-ayat Allah dan sunnah Rasulullah SAW dalam memanah, maka dia telah berusaha pada jalan jihad (dan terpulanglah kepada kehendak Allah untuk meletakkan dia bertemu musuh dan syahid di medan perang).
…bersambung di artikel seterusnya.
pemanah-berkuda

credit to : http://arramy.com/artikel/memanah-pada-bersiap-siaga-untuk-berperang/

PANAHAN



Busur & Anak Panah

Busur atau panah atau busur panah dikategorikan sebagai sebuah senjata yang digunakan untuk menembakkan anak panah, dibantu oleh kekuatan elastisitas dari panah itu sendiri. Biasanya senjata ini digunakan untuk berburu dan pada masa lalu sebagai salah satu peralatan perang. Selain itu panah juga digunakan sebagai alat utama dalam olahraga panahan.

Rekabentuk.


Rekabentuk dari panah dipengaruhi oleh kebudayaan dan masa dimana alat itu dibuat. Desain panah yang paling umum yang digunakan oleh bangsa bangsa pada masa lampau adalah kayu (biasanya digunakan oleh BangsaInggris Kuno) dan kombinasi kayu-tulang ( biasanya digunakan oleh Bangsa Asia Kuno ). Pada masa sekarang, bahan untuk membuat panah yang mendominasi adalah plastikkarbon, material sintetik atau bahan campuran.  Orang yang menggunakan busur panah disebut sebagai pemanah.
  

Konstruksi.



Secara umum busur terdiri atas limb yang melengkung, dengan tali busur terikat pada kedua ujungnya. Saat tali busur ditarik ke belakang, limb akan melengkung lebih dalam, mengubah energi gerak tarikan tali busur menjadienergi potensial pegas. Busur modern (recurve) mempunyai satu bagian lagi yaitu riser yang berfungsi sebagai pegangan dan tempat bersandar limb atau bagian-bagian lain seperti stabilizer dan visir. Panjang, ketebalan, bentuk dan jenis material penyusun limbmemengaruhi energi potensial maksimum yang dapat disimpan - dinyatakan sebagai draw weight dan diukur dalam pound/kilogram. Selain itu ukuran tubuh (dalam hal ini panjang lengan) pemanah juga berperan menentukan seberapa besar energi yang dihasilkan dari sebuah draw. Oleh karena itu seorang pemanah harus memilih busur yang sesuai dengan tinggi tubuhnya untuk memperoleh hasil yang optimum.



Recurve Bow.



Recurve bow adalah perkembangan termutakhir dari busur. Ini adalah jenis busur yang paling umum digunakan di olahraga panahan saat ini. Desainnya terdiri dari tiga bagian utama, riser - pegangan dan tempat aksesori lain dipasang, dan sepasang limb yang merupakan sumber energi pegas busur. Ciri khas dari busur ini adalah bagian ujungnya yang melengkung ke depan (menjauhi pemanah) saat tidak ditarik atau dilepas talinya. Konstruksi seperti ini memungkinkan draw weight yang lebih besar untuk panjang yang sama. Sebagai kompensasinya, bahan penyusun limb memperoleh tegangan regangan lebih besar daripada busur biasa (longbow).



Bahagian - bahagian recurve bow. 

  • Riser - pegangan dan tempat ditempelkannya limb dan aksesori lain.

    • Grip - bagian tempat memegang busur.

    • Arrow rest - tempat meletakkan anak panah, bisa terbuat dari bulu atau plastik.

    • Sight window - bantuan visual untuk membidik.

    • Stabilizer - mengatur keseimbangan busur sesuai keinginan pemanah dan menahan getaran saat menembak.

    • Sight - visir, untuk memperoleh bidikan yang lebih tepat..

  • Limb - menyimpan energi pegas busur. Pada busur yang lebih modern, limb dapat dengan mudah dibongkar pasang untuk ditukar, sementara busur produksi perajin lokal memberikan performa yang kurang bagus jika sering dibongkar pasang.

    • String groove - lekukan tempat tali busur dikaitkan.

    • Limb tip String - mentransfer energi dari tangan pemanah ke limb atau dari limb ke anak panah. Terbuat dari material sintetis seperti Kevlar.

    • Center serving Nock point - tempat anak panah diletakkan, biasanya ditandai dengan lilitan benang di atas serving.


Sunday, September 20, 2015

OLIVE HOUSE | RAHSIA PATI MINYAK ZAITUN | AL HIJRAH #2

OLIVE HOUSE | RAHSIA PATI MINYAK ZAITUN | AL HIJRAH #1

OLIVE HOUSE - Iklan Pati MInyak Zaitun di TV AlHijrah

    http://www.olivehouse.my/web/articles.php?articleid=28

Minyak zaitun sememangnya dikenali sebagai salah satu sumber terbaik asid lemak monotaktepu, iaitu sejenis lemak yang telah terbukti dapat meningkatkan tahap kolesterol dalam darah. Ianya telah disahkan bahawa sifat-sifat pelindung minyak zaitun terjadi disebabkan oleh kehadiran asid lemak monotaktepu. Akan tetapi penyelidikan terbaru menunjukkan bahawa kandungan antioksidan juga memainkan peranan yang penting. Menurut data terbaru yang disiarkan dalamClinical Nutrition, dos harian minyak zaitun yang kaya dengan polifenol (sejenis antioksidan) boleh melindungi daripada aterosklerosis (pengerasan arteri).


Hasil kajian data terbaru itu adalah berdasarkan EurOlive Study yang melibatkan penyelidik dari universiti-universiti di lima negara-negara Eropah, dimana kajian tersebut adalah bertujuan untuk meneliti faedah minyak zaitun ke atas kesihatan manusia. Para penyelidik merekrut 200 orang lelaki yang sihat tubuh badan dan secara rawak mengkategorikan mereka kepada tiga kumpulan dimana salah satu kumpulan diberikan 25 ml minyak zaitun untuk diminum pada setiap hari dengan jumlah yang berbeza polifenol.

Minyak zaitun tersebut adalah terdiri daripada minyak zaitun yang halus dimana ia mempunyai kandungan polifenol yang rendah. Selain itu juga terdapat minyak zaitun biasa yang mempunyai kandungan polifenol sederhana, masih muda, dan mempunyai kandungan polifenol yang tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahawa penggunaan minyak zaitun yang kaya dengan polifenol akan meningkatkan tahap antibodi dan seterusnya mengurangkan tahap kolesterol LDL teroksida (kolesterol tidak sihat), dan dianggap sebagai faktor risiko bagi pengerasan arteri dan penyakit jantung.

Ini bukan kali pertama polifenol dalam minyak zaitun telah didapati memberi kesan perlindungan terhadap kerosakan oksidatif. Kajian sebelum ini juga telah menunjukkan kesan yang positif. Walau bagaimanapun, terdapat persoalan sama ada dos sebenar minyak zaitun boleh mencapai kesan tersebut dan sama ada minyak zaitun yang digunakan benar-benar mempunyai kandungan polifenol yang tinggi.

Dalam kajian ini, penyelidik mempunyai subjek yang mengambil kira-kira 2 sudu besar minyak zaitun pada setiap hari dimana ia merupakan jumlah yang cukup bagi penduduk di  negara-negara bukan Mediterranean. Pengambilan minyak zaitun oleh penduduk di negara-negara Mediterranean  sememangnya lebih tinggi. Sebagai contoh orang-orang Yunani merupakan pengguna yang mencapai pengambilan  minyak zaitun tertinggi di dunia dimana setiap orang mengambil kira-kira 70 ml sehari, manakala Sepanyol dan Itali adalah kira-kira 35 ml sehari.

Antara isu lain adalah kandungan polifenol. Kajian telah menunjukkan bahawa minyak zaitun extra virgin mempunyai lebih banyak polifenol daripada minyak zaitun lain yang diproses. Keadaan penyimpanan juga memainkan peranan yang penting. Minyak yang disimpan di dalam tempat gelap, sejuk dan di dalam bekas yang gelap akan mengekalkan lebih antioksidan. Masa penyimpanan yang lama akan mengurangkan kandungan antioksidan dimana akan hilang.

sumber: http://www.oliveoiltimes.com/olive-oil-health-news/olive-oil-every-day-protects-heart/13877

Sunday, September 6, 2015

Minyak Zaitun dan Darah Tinggi

23-08-2014 Dr Hafizah binti Amanulla

Darah tinggi adalah suatu diagnosis yang diberikan oleh doktor perubatan moden sekiranya tekanan darah mencapai atau melebihi bacaan 140/90mmHg dalam dua bacaan berlainan yang diambil sekurang-kurangnya dalam sela masa 6 jam. Apa sebenarnya yang berlaku dalam tubuh adalah sistem pengawalaturan tekanan darah telah terganggu. Sistem jantung dan aliran darah sepatutnya bekerja dalam satu sistem yang terkawal dan mengekalkan tekanan darah pada paras normal tidak kira apa juga aktiviti yang dilakukan. Namun apa yang terjadi dalam penghidap darah tinggi, terdapatnya gangguan dalam aliran darah sama ada salur darah hilang kekenyalan, komponen darah menjadi pekat atau kemusnahan salur darah-salur darah mikro atau kecil yang membekali sel. Biasanya sel buah pinggang yang terlibat bila mana sel nefron(buah pinggang) menerima kurang bekalan darah, sel juxtaglumerular akan merembeskan sejenis bahan yang dipanggil renin agar tekanan darah dinaikkan seterusnya bekalan darah kepada sel nefron tadi dapat dipenuhi. Ini adalah respon tindakbalas biasa. Cuma , apabila keadaan tidak dibaiki dengan pemakanan yang memudaratkan, aliran darah akan semakin teruk dan seterusnya tekanan darah akan semakin tinggi dan boleh menyebabkan stroke. Minyak zaitun mempunyai antioksida yang tinggi dalam bentuk polyphenol yang boleh meneutralkan radikal bebas yang banyak berlegar dalam aliran darah. Radikal bebas ini boleh memusnahkan sel salur darah seterusnya mengganggu penukaran bahan ke sel untuk proses penyembuhan. Apabila radikal bebas telah dihapuskan , maka aliran darah menjadi lancar dan pertukaran bahan nutrisi kepada sel juga akan menjadi normal dan kesembuhan sel berlaku. Lama- kelamaan tekanan darah akan menjadi normal kembali apabila sel nefron telah menerima bekalan darah yang cukup. Namun , bagi kes darah tinggi di usia muda, sebab-sebab lain haruslah dikaji contohnya wujudnya tumor di buah pinggang, masalah endokrin seperti hyperthyroid dan juga masalah salur darah tidak normal (stenosis atau atriovenous malformation). Bagi kes-kes sebegini , ada rawatan khusus yang diperlukan dan minyak zaitun juga boleh diambil sebagai makanan tambahan. Dalam jurnal Archives of Internal Medicine tahun 2000, Dr Aldo Ferrara, Associate Professor of Internal Medicine di Frederico II University, Naples,Italy,mengatakan yang menjalankan kajian mendapati pengambilan 40gram sehari minyak zaitun asli (bersamaan 4 sudu besar) dapat mengurangkan 50% dos ubatan darah tinggi yang diambil oleh pesakit . Kajian ini dilakukan selama setahun dan dibandingkan dengan minyak bunga matahari. Dalam pesakit yang menggunakan minyak bunga matahari yang tiada kandungan polyphenols dos ubatan mereka tidak dapat diturunkan seperti dalam pesakit yang diberi minyak zaitun. Ada juga pesakit yang berjaya menghentikan terus ubatan darah tinggi mereka dengan mengamalkan minyak zaitun "extra-virgin".Cara hidup yang aktif haruslah diamalkan dengan konsisten. Lakukan senaman ringan 30 minit sekurang-kurangnya 3 kali seminggu. Elakkan selalu duduk lama di depan komputer dan "gadget" yang bukan sahaja tidak menggerakkan anggota tubuh malah memberi impak kesan buruk radiasi.

jadi..apa tunggu lagi..
pilihla yang terbaik untuk tubuh kita sekaluarga

INGINKAN PRODUK :
CALL/SMS/WHATSAPP KE 019 - 3511776
CALL/SMS/WHATSAPP KE 019 - 3511776
CALL/SMS/WHATSAPP KE 019 - 3511776
atau boleh hubungi facebook kami Mu'az Anuar

http://www.olivehouse.my/web/articles.php?articleid=2

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...